Menilik Sistem Pneumatik yang Banyak Digunakan untuk Keperluan Industri

Untuk mengoperasikan berbagai peralatan untuk keperluan industri, sistem pneumatik dapat digunakan. Sistem transmisi ini berbeda dari sistem hidrolik. Jika sistem hidrolik menggunakan cairan (biasanya oli), maka sistem pneumatik menggunakan udara terkompresi (udara terkompresi). Di bawah ini adalah penjelasan tentang sistem udara.

Temukan sistem antena

Sistem udara adalah sistem operasi yang menggunakan udara sebagai bisnis utama. Udara dipilih karena selain kuantitas yang tidak terbatas, harganya juga relatif lebih rendah daripada fluida yang digunakan dalam sistem hidrolik. Namun, kemampuannya untuk memindahkan peralatan sebanding.

Udara yang digunakan sebagai media kerja dalam sistem pneumatik tidak berventilasi seperti udara, tetapi udara terkompresi (terkompresi). Udara tekan kering biasanya digunakan (melalui proses pengeringan pengering udara). Namun, tidak jarang menemukan sistem pneumatik yang menggunakan campuran udara dan oli terdispersi, sehingga komponen mesin tetap terlumasi dengan baik.

Sifat sistem pneumatik

Fitur utama dari sistem udara adalah proses tekanan udara sebagai langkah pertama. Udara diserap dari udara dan dikumpulkan sampai tekanan kerja yang dibutuhkan tercapai. Saat udara tercapai, suhu cenderung naik.

Setelah diisi, udara didinginkan dengan pengering udara. Tujuannya agar udara kering. Udara disimpan di bawah tekanan. Jika perlu nanti, udara bisa meluas ke tubuh. Udara yang tersisa dari ekspansi ini akan dikembalikan ke atmosfer.

Komponen sistem pneumatik

Sistem udara memerlukan sejumlah komponen untuk beroperasi. Berikut adalah beberapa bahan umum yang ditemukan dalam sistem pneumatik.

kompresor

Seperti yang kami sebutkan pada poin sebelumnya, sistem pneumatik menggunakan udara yang diperoleh sebagai metode operasi utama. Komponen ini digunakan untuk kompresor untuk mendapatkan udara. Selain itu, kompresor juga bertanggung jawab untuk menjaga tekanan udara pada tekanan operasi yang diperlukan.

Penghitung dan regulator

Agar sistem udara dapat terus berfungsi sesuai dengan fungsinya, sarana kerja harus terus dimonitor. Kedua komponen ini memiliki fungsi “kontrol”. Meter bertanggung jawab untuk menampilkan tingkat tekanan udara, sedangkan regulator bertanggung jawab untuk mengontrol jumlah media kerja (udara terkompresi) yang memasuki sistem udara.

Periksa katup

Periksa katup (check valve) bertindak sebagai penghalang untuk mengembalikan aliran udara terkompresi. Komponen ini mencegah udara masuk kompresor lagi ketika dirawat di tangki ekspansi.

Katup arah

Directional valve bertindak sebagai pengatur udara yang masuk dan keluar dari mesin. Dengan cara ini, pengoperasian motor bisa lebih stabil. Ada dua jenis katup arah, mekanik dan listrik.

Tangki imobilitas

Tangki perantara adalah komponen yang bertindak sebagai penyimpan cadangan udara terkompresi. Fungsi lainnya adalah untuk membantu menyeimbangkan aksi kompresor dengan tekanan udara.

solenoida

Dalam arti tertentu, komponen ini adalah bagian terpenting dari sistem antena. Tanpa operator, sistem antena tidak dapat menghasilkan gerakan. Dalam penggunaannya, ada beberapa motor, termasuk silinder pneumatik dan motor pneumatik.

Fusi cair / gas

Ini digunakan untuk menangkap tetesan air yang sangat halus yang ada dalam sistem pneumatik, yang biasanya digunakan pada titik penggunaan untuk melindungi alat atau komponen penting, dan Pall adalah salah satu produsen kolam cairan / gas yang terkenal.

Sistem pneumatik adalah sistem kerja yang mampu memindahkan barang untuk keperluan industri. Maka sistem ini beroperasi dengan udara terkompresi (melalui proses tekanan udara). Sistem udara lebih efisien karena media beroperasi dalam bentuk udara yang relatif lebih murah. Jika Anda tertarik menggunakan sistem antena, dapatkan komponen melalui Hyprowira.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *